SELAMAT DATANG...

... selamat datang ke ONE STOP CRAFT.... blog yang menjadi tempat saya menyuntik inspirasi untuk lebih kreatif, aktif, produktif, dan inovatif, tidak hanya untuk diri pribadi, tetapi juga untuk semua yang meminati ketrampilan (craft) ....

Sunday, November 3, 2013

SEPATU MESIN JAHIT (Presser Foot)...(3)

Alhamdulillah...mulai menyiapkan cerita terakhir untuk sepatu mesin jahit. Sepatu-sepatu berikut ini saya kelompokkan kepada Sepatu untuk Kegunaan Khusus. Ada 9 jenis sepatu lagi yang akan saya uraikan bentuk dan fungsinya. Mariii...kita simak satu persatu yaa...bismillah...


SEPATU UNTUK KEGUNAAN KHUSUS

1. Sepatu Menjahit Benang Hiasan (Three Way Cording Foot)


Sepatu ini sangat menarik. Dulu saya pernah membuat kreasi dengan benang sulam DMC ini menggunakan jahitan tangan. Sekarang lebih mudah dengan memakai sepatu ini. Sangat sesuai untuk menghasilkan hiasan-hiasan dengan desain yang beragam sesuai kreasi masing-masing. Dibagian depan sepatu ini ada lubang-lubang kecil untuk memasukkan benang sulam atau benang apa saja yang sesuai untuk besar lubang tsb.


Sepatu Menjahit Benang Hiasan
Sepatu Menjahit Benang Hiasan
Perhatikan gambar dibawah ini. Bagaimana sepatu ini digunakan dan hasil jahitannya. Cantiiik kan? Apalagi bila kombinasi warna yang dipilih juga menarik dan sesuai. Ayooo...mulailah berkreasi...!!!


contoh jahitan dg benang sulam DMC
contoh jahitan dg benang sulam DMC


2. Sepatu Menjahit Bisban/Bisban Tulang (Piping Foot)

Sepatu berikut ini adalah sepatu yang dwi fungsi. 


Sepatu Menjahit Bisban/Bisban Tulang
Sepatu Menjahit Bisban/Bisban Tulang

Sepatu ini digunakan untuk menjahit bisban/bisban tulang, yang biasa dijahit di baju kurung melayu, seperti gambar di bawah ini. Dengan bantuan sepatu ini, menjahit bisban tsb akan lebih mudah.



contoh jahitan menggunakan piping

Disamping itu sepatu inilah yang saya sebut di posting terdahulu, yang bisa digunakan untuk menjahit resleting biasa. Mur berwarna hijau pada sepatu ini berfungsi untuk menggerakkan plat besi ke kiri atau ke kanan sesuai dengan kedudukan jahitan yang diinginkan. Sangat mudah untuk disesuaikan dengan kedudukan kepala resleting. Harus diperhatikan juga saat memindahkan posisi plat tsb adalah memindahkan juga posisi jarum sebelum proses menjahit dilakukan. Hal ini untuk menghindari jarum terkena besi dan patah.



3. Sepatu Pintucking (Pintucking Foot)

Berikut ini adalah salah satu sepatu lain, yang dapat memberi hiasan pada beberapa kreasi jahitan yang kita inginkan.

Sepatu Pintucking
Sepatu Pintucking
Penggunaan sepatu ini diaplikasikan biasanya dengan jarum kembar, seperti di bawah ini.

Jarum kembar
Jarum kembar

Berikut ini contoh dan hasil jahitan menggunakan sepatu pintucking. Teknik ini bisa kita aplikasikan ke sarung bantal, tas, ataupun baju. Kreasikan saja sesuai mau kita.


contoh penggunaan pintucking foot
contoh penggunaan pintucking foot



4. Sepatu Binding/Menyatukan Bisban (Binder Foot)

Sepatu berikut ini membantu kita menyelesaikan tepi jahitan yang memerlukan bisban/binding. Memilikinya akan sangat menolong untuk menyiapkan kerja dengan cepat dan rapi. 

Desain sepatu ini dibuat sedemikian rupa sehingga ada besi berbentuk kerucut, seperti yang ditunjuk oleh anak panah. Bagian ini berfungsi untuk menyelipkan bisban dan menjaganya tetap terlipat dua serta tidak bergeser ketika proses penjahitan dilakukan.


Sepatu Binding/Menyatukan Bisban
Sepatu Binding/Menyatukan Bisban

Berikut ini cara penggunaan sepatu ini secara sekilas. Sepatu ini hanya dapat digunakan untuk ukuran bisban yang biasa dijual di toko-toko jahit.

contoh pemakaian binder foot
contoh pemakaian binder foot


5. Sepatu Menjahit Kelim Bulat (Rolled Hem Foot)

Gambar dibawah ini menujukkan sepatu yang dikhususkan untuk menjahit pinggiran kain yang tipis. Misalnya selendang atau jilbab dari kain chiffon. Dulu saya sering menjahit pinggiran selendang chiffon dengan jahitan tangan, karena dengan jahitan mesin khusus untuk itu agak kasar dan tebal. Namun demikian dengan adanya sepatu ini, jelas akan memudahkan lagi kerja-kerja saya jika menggunakan kain-kain yang tipis dan lembut. Tidak perlu susah untuk bawa ke toko jahit. Disamping itu juga dapat menghemat biaya, karena ongkos untuk jahit pinggir jilbab/sirsak, sangat mahal di KL...^-~...

Sepatu Menjahit Kelim Bulat
Sepatu Menjahit Kelim Bulat

Bagian yang ditunjukkan oleh anak panah adalah bagian yang akan menggulung kain dengan sendirinya. Jahitan yang dihasilkan adalah halus dan rata.



6. Sepatu Menjahit Lipitan (Ultimate Ruffler Foot)

Sepatu yang paling besar diantara koleksi yang saya punya ini adalah sepatu yang dikhususkan untuk menjahit lipatan. Lipatan yang dihasilkan akan lebih sama dan rapi. 

Jarak dan lebar lipitan dapat diatur sesuai keinginan dan keperluan. Di gambar kedua ditunjukkan ada tuas yang bisa digerakkan dan dimasukkan ke dalam lubang-lubang yang ada. Di lubang tsb tertulis angka-angka 1, 6, 12 dan bintang. Angka-angka tsb menunjukkan kerapatan jahitan. Bila diset pada angka 1 maka lipitan yang dihasilkan rapat-rapat. Jika diangka 6 atau 12 berarti setiap 6 atau 12 mata jahitan akan terbentuk satu lipitan. Sementara itu, bila tuas diletakkan di bagian yang ada tanda bintang, maka tidak akan ada lipitan yang terbentuk, hanya jahitan lurus saja.


Sepatu Menjahit Lipitan
Sepatu Menjahit Lipitan
Di gambar ketiga, anak panah menunjukkan mur yang bisa diatur untuk menghasilkan lebar lipitan yang berbeda-beda sesuai dengan angka-angka yang tertera (1, 4, 6, dan 8). Lebar lipitan yang dihasilkan tergantung pada kedudukan ujung mur tsb. Jika diletakkan pada angka 8 maka lebar lipitan yang dihasilkan adalah 8 mm. Begitu seterusnya. Wow..sangat mudah kan? 


7. Sepatu Menjahit Bahan Kulit (Roller Foot)

Sepatu berikut ini adalah sepatu yang dipakai untuk menjahit bahan kulit. Sepatu ini membantu memegang bahan dengan lebih baik ketika dijahit, karena ada bagian seperti roller di bagian depannya, yang memudahkan pergerakan bahan. Disamping itu juga dapat digunakan untuk menjahit bahan-bahan jenis vinyl, kain elastik (bahan kaos, jersy), dan velvet.


Sepatu Menjahit Bahan Kulit
Sepatu Menjahit Bahan Kulit


8. Sepatu Jahitan Dekoratif (Satin Stitch Foot F)

Hampir semua mesin jahit portabel saat ini, memiliki pola-pola desain dekoratif tersendiri. Ada yang sedikit ada juga yang banyak. Sepatu ini adalah sepatu yang dikhususkan untuk mengaplikasikan semua desain tsb ke kain. Terutama jenis jahitan satin stitch yang padat. 
 Biasanya terbuat dari plastik bening agar kita mudah melihat pergerakan dan hasil jahitan kita. Di bagian belakang pula ada lempengan besi yang membantu memudahkan pergerakan kain sewaktu proses menjahit dilakukan. Bagian lubang tempat jarum beraksi lumayan lebar, jadi bisa digunakan untuk corak desain yang mana pun dengan lebar yang maksimum. 


Sepatu Jahitan Dekoratif
Sepatu Jahitan Dekoratif 


9. Sepatu Menjahit & Menggabungkan Kerutan (Gathering Foot)

Ini adalah sepatu terakhir yang ada dalam koleksi. Sepatu ini digunakan untuk membuat kerutan pada kain. Kerapatan kerutan tergantung pada tension mesin jahit. Biasanya pada angka 9. Sepatu ini bisa juga dipakai untuk menjahit kerutan menggunakan benang karet. Pada gambar ditunjukkan tampak atas dan bawah sepatu tsb. Dibagian bawah ada bagian terbuka. Bagian ini berfungsi untuk menyelipkan kain berbeda yang ingin kita sambung, untuk kombinasi. Kain yang ingin disambung bisa satu yang sudah ada kerutnya satu tidak. Bisa juga dua-duanya belum ada kerutan, baru kemudian dikerutkan. 

Sepatu Menjahit & Menggabungkan Kerutan
Sepatu Menjahit & Menggabungkan Kerutan 

Alhamdulillah...selesai sudah bagian akhir dari tiga bagian cerita tentang sepatu mesin jahit. Saya berharap bisa membantu siapa saja yang memerlukannya. Tulisan-tulisan ini juga jadi arsip bagi saya...heheeh..!!!

Insyaallah, setiap saya menggunakan sepatu-sepatu tsb dalam kreasi-kreasi mendatang akan saya ceritakan lagi lebih lengkap. Ok..selamat membaca dan mikir-mikir untuk menambah koleksi sepatu mesin jahit teman-teman....heheheh...^^


Rujukan: Buku Manual "Mengendalikan Mesin Serbaguna Janome 2049-Mostwell Sdn Bhd." dan Google

Foto2: Koleksi Pribadi..



Saturday, November 2, 2013

SEPATU MESIN JAHIT (Presser Foot)...(2)

Yaah...akhirnya berkesempatan juga menunaikan janji untuk bercerita tentang sepatu mesin jahit bagian kedua. Saya hanya akan menunjukkan jenis-jenisnya tanpa tutorial penggunaannya, karena perlu waktu yang lebih lama untuk menyiapkannya. Jadi, saya akan menyediakan tutorial langsung nanti disaat saya menggunakan sepatu-sepatu tersebut. Jika ada permintaan dari pembaca mungkin juga saya akan coba menyiapkan tutorialnya, sesuai dengan sepatu mana yan diinginkan.

Untuk bagian kedua ini, akan diperkenalkan 6 jenis sepatu lagi. Saya kategorikan dalam Sepatu Penting untuk Kegunaan Sehari-hari. Ok...kita mulai yaa...


SEPATU PENTING UNTUK KEGUNAAN SEHARI-HARI


1.  Sepatu Jahit Pinggir/Obras (Edge Neatening Foot)

sepatu jahit pinggir/obras
Sepatu jahit pinggir/obras

Sepatu ini adalah sepatu untuk merapikan pinggiran jahitan, atau biasa kita sebut obras. Jahitan yang didapat memang tidak seperti yang dihasilkan oleh mesin yang dikhususkan untuk itu. Jadi untuk kegunaan  darurat dan sehari-hari untuk kreasi-kreasi yang kecil, sepatu ini cukup menolong...^^ 

Untuk menjahit menggunakan sepatu ini, kita harus menggunakan corak/desain mesin berbentuk zigzag, yang biasa digunakan untuk menjahit lubang kancing atau untuk sulaman menggunakan mesin/bordir. Pada umumnya mesin jahit portabel pasti memiliki corak demikian. Di bagian bawah sepatu ini ada sebilah besi putih yang akan menggulung kain dengan sendirinya dan dibagian atasnya pula ada sebilah besi hitam yang akan menahan kain agar tetap menghasilkan jahitan yang lurus. 


2.  Sepatu Jahit Sembat/Sum/Kelim (Blind Hem Foot)

Sepatu ini sangat berguna untuk menyelesaikan jahitan sum sebuah baju terutamanya.  Pemakaiannya sangat mudah, tapi harus tetap berhati-hati agar tidak salah melipat kainnya. Bagian putih pada sepatu ini bisa digeser-geser untuk mendapatkan kedudukan jahitan yang sesuai. Caranya dengan memutar mur dibagian atas kanan, ke belakang atau ke depan. 


Sepatu Jahit Sembat/Sum/Kelim
Sepatu Jahit Sembat/Sum/Kelim

3.  Sepatu Menjahit Lubang Kancing (Automatic Buttonhole Foot)

Istimewanya sepatu ini adalah ukuran lubang yang ingin kita buat dapat diukur otomatis dengan hanya meletakkan kancing di bagian belakang sepatu ini. Bahagian ini dapat digeser sesuai dengan ukuran kancing. Jadi, kita tidak perlu lagi mengukur secara manual ukuran lubang kancing yang kita perlukan.

Sepatu Menjahit Lubang Kancing
Sepatu Menjahit Lubang Kancing

4.  Sepatu Memasang Kancing (Button Sewing Foot)

Sepatu berikut ini pula adalah sepatu yang dikhususkan untuk menjahit/memasang kancing. Dengan bantuan sepatu ini, kancing tidak perlu dijahit dengan tangan lagi.  Yang perlu diperhatikan dalam pemakaian sepatu ini adalah menurunkan gigi penolak/feed dog dengan cara memindahkan tuas ke sebelah kanan. Coba lihat kembali hal yang harus diperhatikan pada proses pemakaian sepatu bordir/sulaman mesin (darning foot) pada pos sebelum ini.

Sepatu Memasang Kancing
Sepatu Memasang Kancing


5.  Sepatu Menjahit Resleting Biasa (Zipper Foot)

Sepatu Menjahit Resleting Biasa
Sepatu Menjahit Resleting Biasa
Hampir semua mesin jahit memiliki sepatu jenis ini, dengan berbagai bentuknya. Untuk mesin yang saya gunakan, ada dua sepatu yang bisa dipakai untuk menjahit resleting. Salah satunya adalah seperti gambar di atas. Sedangkan sepatu yang lain, akan saya tunjukkan di bagian ketiga nanti. Sepatu jenis ini hanya mempunyai setengah bagian tapak besi, yang berfungsi menahan kain dan bahagian yang kosong dibuat sedemikian rupa agar kepala resleting dapat melaluinya dengan mudah dan tidak menghambat saat menjahit resleting.


6.  Sepatu Menjahit Resleting Sembunyi (Concealed Zipper Foot)

Sepatu terakhir dibagian kedua ini adalah sepatu untuk menjahit resleting sembunyi atau dulu saya kenal resleting ini disebut resleting jepang.  Sepatu ini bisa diatur kedudukannya sesuai dengan jahitan yang diinginkan. Caranya dengan melonggarkan mur berwarna hijau dan kemudian mengeser platnya ke kanan atau kiri menurut kesesuaian jahitan.

Sepatu Menjahit Resleting Sembunyi
Sepatu Menjahit Resleting Sembunyi

Alhamdulillah, puji syukur ke hadiratNya...selesai juga bagian kedua dari tiga bagian cerita tentang sepatu mesin jahit. Insyaallah bagian terakhir akan saya siapkan secepatnya, ngak pake bulan...heheheh...seperti bagian kedua ini...^-~...twink...wink...

Oya, untuk perhatian pengunjung blog yang setia, saya juga menulis jenis-jenis sepatu ini dalam bahasa Inggris. Tujuannya adalah agar teman2 bisa mencari lebih lanjut cerita tentangnya di website lain, terutama dari luar. Jadi, tinggal ketik "how to use....bla..bla..(isikan nama sepatu)"..untuk mengetahui bagaimana sepatu ini digunakan, misalnya. Atau "how to installation...bla...bla...(isikan nama sepatu)", untuk mengetahui bagaimana sepatu itu dipasang. Mudah-mudahan bisa membantu ya..!!!


Rujukan: Buku Manual "Mengendalikan Mesin Serbaguna Janome 2049-Mostwell Sdn Bhd."

Foto2: Koleksi Pribadi..



Tuesday, September 10, 2013

T-SHIRT TISSUE POUCH @ #30DAYSCRAFTCHALLENGE-Day 5...

Menyelesaikan challenge hari kelima dengan mencoba menjahit tissue pouch berbentuk t-shirt.  Pola utk pouch ini adalah pemberian teman tante saya dr Jepang. Dia menyelesaikan tissue pouch ini dengan jahitan tangan, seperti umumnya orang Jepang yg memang suka menyelesaikan produk2 kerajinan tangan berbasiskan jahitan dengan jahitan tangan.  Sementara saya menyelesaikan kreasi ini dengan jahitan mesin. Masih kurang puas dengan hasil akhirnya, karena ada masalah di bagian lehernya. Mungkin memang harus mencobanya terlebih dahulu dg jahitan tangan. Walau bagaimana pun tetap akan saya tunjukkan hasil akhir challenge hari kelima ini. Ini dia...^~*

t-shirt tissue pouch
t-shirt tissue pouch

Tutorial akan saya buat kalau sudah berhasil dengan baik jahitannya. Jadi, tetap ditunggu yaa...insyaallah akan saya ulangi lagi untuk membuat tissue pouch ini satu hari nanti...!!!

FLOWER FELT BROOCH @ #30DAYSCRAFTCHALLENGE-Day 4...

Banyak kreasi yang bisa dibuat dari felt. Salah satunya adalah bros. Bros yg saya buat utk challenge hari ke empat ini sangat mudah mengerjakannya. Teknik yg saya gunakan hanyalah jahitan jelujur yg kemudian diserut sampai mendapat bentuk yang kita inginkan. Lebih lengkap tutorialnya akan saya postkan kemudian.  Insyaallah...!!! 

Hasil yang lebih menarik akan kita dapat dengan mengkombinasikan, baik warna & bentuk sehingga menjadi bros2 yg cantik, seperti di bawah ini:

flower felt brooch
flower felt brooch

Bros2 ini sudah berpindah milik ke kawan saya, Dian, yg beberapa waktu lalu liburan ke Kuala Lumpur...^^...

MICKEY BABY QUILT @ #30DAYSCRAFTCHALLENGE-Day 3

Hari ketiga challenge, berusaha keras menyelesaikan sebuah baby quilt, pesanan seorang teman dari Banda Aceh. Keinginan Bunda Nelly utk punya sebuah selimut bayi sederhana dengan quilting, membuat saya berusaha mewujudkannya. Kain yg digunakan adalah produk lokal Indonesia, yg biasa dipakai utk menjahit seprei anak2.  Kain berbentuk panel yg lumayan lebar ini, kemudian dipotong mengikut jumlah desain gambarnya dan dikombinasikan dengan kain warna kuning polos (sebenarnya saya memilih warna biru, tetapi tak ada stok!!!) utk bordernya.  Quiltingnya semua menggunakan mesin. Utk bagian tengah menggunakan desain seperti belah ketupat, dan bordernya menggunakan free motion quilting. Sebagai penutup, saya menggunakan binding yg sama dg kain bagian tengah.

Walaupun saat challenge tsb, sy tdk mampu 100% menyelesaikan jahitan binding, tapi alhamdulillah, baby quilt tsb telah selamat sampai ke tangan pemiliknya, yg akan bersalin Nopember nanti. Jahitan tangan binding baby quilt tsb, finishingnya diselesaikan ibu saya, yg kebetulan berada di KL, lebaran lalu.  

Inilah baby quilt tsb, sebelum binding selesai:

baby quilt sblm binding siap
baby quilt sblm binding siap

Ini pula penampakan setelah binding selesai dijahit:
baby quilt setelah selesai bindingnya
baby quilt setelah selesai bindingnya


Tutorial bagaimana menjahit sebuah baby quilt akan segera dipostkan. Insyaallah...!!!!


Wednesday, September 4, 2013

TUTORIAL MEMBUAT HP POUCH...^^...


Bismillahirrahmannirrahim. Wuiiih...mencoba membuat tutorial utk pertama sekali. Semangat!! Semangat...!!! Saya coba dengan belajar membuat HP POUCH. Berikut ini tutorialnya. Mudah2an dapat diikuti dg mudah, sebab ini pertama kali buat tutorial di blog...^~^. Ok...kita mulai yaa...

bahan utk membuat hp pouch
bahan utk membuat hp pouch


Siapkan:  

3 lembar kain utk bagian luar masing2  4"x6".             
1 lembar kain utk bagian dlm (lining) 4"x12"
1 lembar lining utk kantong 4"x4"                   
Kain utk tali 1.5"x12"                      
Kain utk sambungan tali & D-ring 1.5"x2"                      
Kain utk manset/penutup 2"x6"                     
Batting with glue utk lining 4"x12"                     
Batting with glue utk manset/penutup 1.5"x3"                     
Kain gula/kain gam (melayu) utk kantong 4"x4"                      
1 buah D-ring 1/2"                      
Sepasang magnetic button                      
Benang
                    
Ok...setelah semua bahan tersedia, yang pertama dilakukan adalah setrika batting ke kain lining & kain utk manset/penutup. Setrika juga kain gula ke lining utk kantong.

proses penyetrikaan
proses penyetrikaan
Proses berikutnya menyelesaikan tali. Perhatikan gambar berikut ini:

proses pembuatan tali
proses pembuatan tali
Ambil tali utama yg panjang & tali penyambungnya, lipat seperti di gambar & setrika, tujuannya supaya mudah waktu proses menjahit nanti. Kemudian jahit dibagian kanan & kirinya seperti di gambar:

tali yg telah dijahit
tali yg telah dijahit 
Kemudian sambungkan keduanya dengan D-ring, seperti pada gambar. Bagian yang lurus utk sambungan tali & bagian yg melengkung di sebelah tali yang panjang.

menyambung D-ring
menyambung D-ring
tali yg sudah disambung dg D-ring
tali yg sudah disambung dg D-ring



Satukan ujung tali yang panjang dengan menjahitnya, seperti pada gambar:

jahit ujung tali panjang
jahit ujung tali panjang
Tarik bagian sambungan ke arah D-ring & posisikan disebelah bawah seperti yang ditunjukkan tanda panah.

memindahkan sambungan ke arah D-ring
memindahkan sambungan ke arah D-ring 
Terakhir jahit dari sebelah depan bagian sambungan tersebut, utk mematikan kedudukan tali (tanda panah). 

jahit utk mematikan kedudukan tali
jahit utk mematikan kedudukan tali
 Akhirnya, tali selesai dan siap utk disambungkan ke badan hp pouch.

tali yg telah siap
tali yg telah siap
Berikutnya menjahit bagian kantong:
Ambil satu lbr kain luar dan lining yg sudah dilapisi kain gula, seperti gambar di bawah ini:


bahan utk membuat kantong
bahan utk membuat kantong

Kemudian satukan keduanya dengan jahitan, 1/2 inci, (bagian bagus kain bertemu), seperti ini:
membuat kantong
membuat kantong
Balik sambungan tsb & setrika agar rapi, lalu jahit dari sebelah depan, seperti ini:

membuat kantong
membuat kantong
membuat kantong
membuat kantong 
Dan akhirnya dibagian belakang akan terlihat seperti gambar berikut:

membuat kantong
membuat kantong 
Bagian kantong pun selesai.  Langkah selanjutnya menyelesaikan mansetnya. Upss, ternyata...saya kelupaan memoto secara lengkap, adanya cuma ini:

manset
manset
Ok...ngak menjadi masalah...!!! Ambil kain dan batting utk manset, kemudian setrika batting ke kain, lalu lipat seperti yg ditunjukkan di atas dan jahit 1/4 inci mengikut arah tanda panah. Balikkan jahitan manset, setrika kembali agar rapi dan manset selesai, siap dipasang ke bagian badan hp pouch...^^

Selanjutnya susun sisa kain utk badan hp, seperti dibawah ini:
1. kain luar kedua, 2. kantong, dan 3. kain luar ketiga yg diletakkan dg posisi terbalik, jadi bagian bagus kain bertemu.

susunan kain bagian luar
susunan kain bagian luar
Kemudian jahit bagian bawahnya lebih kurang 1/2 inci. Setrika jahitan dan jadi seperti ini:

bagian luar yg telah disambung
bagian luar yg telah disambung
Pasangkan manset di sebelah kain luar yg tidak berkantong, jahit kasar agar tidak bergerak waktu proses berikutnya dilakukan.

pemasangan manset ke badan hp
pemasangan manset ke badan hp
Selanjutnya, susun bagian badan hp tsb secara terbalik dg bagian lining yg telah dilapisi batting. Lalu jahit ujung atas & bawah, seperti yang ditunjukkan dg garis2 putih pada gambar:

menyatukan bagian luar & lining
menyatukan bagian luar & lining
 Ini adalah gambar setelah bagian atas dan bawah dijahit serta sudah dibalik.

penampakan setelah di balik
penampakan setelah di balik
Ini adalah gambar susunan badan hp dg lining, yg selanjutnya dibalik kembali utk menjalani proses terakhir.

penampakan dekat susunan bagian hp pouch
penampakan dekat susunan bagian hp pouch
Langkah terakhir, (lagi2 foto utk bagian ini terlupa saya ambil...sy coba menerangkannya dengan kalimat aja yaa.. Mudah2an dapat dipahami!!) adalah lipat dua bagian lining dg bagian lining dan bagian luar dg bagian luar. Semuanya dilakukan dalam keadaan kain terbalik. Caranya mudah hanya dengan menarik bagian sambungan di kain luar, samakan posisi kainnya, secara otomatis bagian lining yg berbatting pun akan terlipat, beri pentul bagian kiri dan kanan tsb. Jangan lupa pasangkan tali yg telah kita jahit sebelum ini, kira2 1/2 inci di atas kantong bagian sebelah kanan  dan jahit kasar. Perhatikan gambar berikut:

pemasangan tali ke badan hp
pemasangan tali ke badan hp
Setelah semua selesai, jahit tepi kanan dan kiri. Sisakan lebih kurang 3 inci bagian yg tidak berjahit di bagian badan luar, bukan di bagian lining,  utk memudahkan membalik nantinya. Dan balikkan jahitan dengan cara menolak ujung2 terlebih dahulu keluar melalui lubang yg telah kita sediakan tadi.

proses membalik
proses membalik
Rapikan bentuknya, kemudian jahit bagian yang berlubang dengan jenis jahitan yg tdk nampak, atau disebut invisible stitch. 

menjahit lubang
menjahit lubang
Untuk cara yang lebih jelas dapat dilihat di sini. Rapikan bentuk hp pouch tersebut dg menyetrikanya. Terakhir, jahit magnetic button dan hp pouch siap digunakan...^^

hp pouch yg telah siap
hp pouch yg telah siap 
Selamat mencoba yaa...smg tutorialnya dapat diikuti dengan mudah. Kalau ada yang ingin ditanyakan silakan tinggalkan pertanyaan di ruangan comment yaa...happy crafting teman2...^^. Alhamdulillah...tutorial pertama selesai...!!!