SELAMAT DATANG...

... selamat datang ke ONE STOP CRAFT.... blog yang menjadi tempat saya menyuntik inspirasi untuk lebih kreatif, aktif, produktif, dan inovatif, tidak hanya untuk diri pribadi, tetapi juga untuk semua yang meminati ketrampilan (craft) ....
Showing posts with label applique. Show all posts
Showing posts with label applique. Show all posts

Thursday, December 5, 2013

HAND APPLIQUE GAYAKU...^^

Bismillahirrahmannirrahim...
Akhirnya, berkesempatan juga untuk memulai menyusun tutorial hand applique. Panjang sangat waktu yang diperlukan untuk sampai ke sini. Mudah-mudahan tutorial ini bisa membantu teman-teman yang ingin mengenal aplikasi dengan jahitan tangan. Terutama temanku Lena, dan Echa yang dengan penuh sabar menunggu begitu lama...^^.

Sebelum itu, siapa yang ingin mengetahui cerita singkat tentang aplikasi, bisa membacanya ulang di link ini. Tutorial kali ini adalah hand applique dengan jahitan tersembunyi atau dikenal juga dengan sebutan blind stitch. Ok..saya mulai yaa tutorialnya...



 


1. Pertama sekali. siapkan gambar yang ingin kita jadikan aplikasi. Pola gambar bisa kita lukis sendiri, bisa juga kita dapatkan dari website. Salah satunya bisa dilihat di sini. Beratus bahkan beribu pola bisa didownload di situ dan yang terpenting graaatiiiis....^^!!. 

Sewaktu mula-mula kenal applique, saya juga banyak mendapat pola-pola dari situs tsb. Tapi, lama kelamaan, saya mulai membuat sendiri pola yang akan dijadikan aplikasi. Untuk contoh pola yang dibawah ini, saya dapat dari sebuah buku craft keluaran Cina, yang kemudian saya modifikasi dengan membesarkannya. Karena di buku tsb tidak disertakan pola yang bisa lansung dipakai, hanya foto produk-produk yang telah siap menggunakan pola itu. Jadi, saya menggambar sendiri di kertas dan disesuaikan besar dan letaknya dengan kreasi yang akan dibuat. Waktu itu saya akan membuat mug rug untuk craft swap Quilting Gallery.

Ini contoh polanya. Beri nomor pada setiap bagian aplikasi itu, sesuai urutan jahitannya. Lihat juga garis putus-putus berwarna kuning dan biru. Itu menunjukkan pola berada di bawah pola di atasnya. Aplikasi bernomor 1`(daun) berarti dijahit pertama sekali nantinya. Yang bernomor 2, aplikasi kedua yang dijahit. Begitu seterusnya sampai semua habis terjahit. 

contoh pola aplikasi
contoh pola aplikasi

Setelah gambar siap, pilih kain-kain yang akan dipakai. Kombinasikan warnanya dengan baik. Saya lebih suka memakai katun amerika untuk aplikasi tangan dengan teknik ini. Karena tekstur kainnya yang lembut walaupun tebal.

Siapkan juga jarum dan benangnya. Ada berbagai merk jarum dan benang untuk hand quilting/applique. Untuk benang ada yang campuran poly dan cotton, ataupun 100% cotton, bahkan ada juga yang terbuat dari sutra. Sedangkan untuk jarum pula disamping aneka merk yang ada di pasaran, ada berbagai ukurannya. 

Jarum yang dikhususkan untuk quilting/patchwork/applique, biasanya ujungnya tajam & halus. Ini sangat penting untuk memudahkan proses menjahit dilakukan. Dengan ujung yang demikian, kain tidak mudah rusak hanya karena ujung jarum yang tumpul. Benang yang dikhususkan untuk hand quilting pula, teksurnya lebih kaku & dilapisi wax yang menguatkan benang, sehingga benang tidak mudah putus & bersimpul. Pada akhirnya jahitan aplikasi akan tahan lama.

Saya biasanya memakai jarum & benang seperti gambar di bawah ini. Benang merk COATS yang merupakan campuran 68% polyster 32% cotton. Sedangkan jarumnya keluaran DMC khusus untuk patchwork, nomor 7-9. Saya suka jarum ini karena pendek, agak tebal, tapi tetap mempunyai ujung yang runcing. Saya pernah memakai jarum merk lain (Clover), yang agak lebih panjang & tipis, tapi mudah patah di tangan saya...^^.. Disamping itu benang & jarum yang saya pakai sekarang adalah yang paling murah diantara kawan-kawannya yang lain. Hahahaha....^^. Itu yang terpenting kaaan???





Ok...terlalu panjang sudah saya bercerita tentang benang dan jarum...kita lanjutkan tutorialnya.

2. Langkah berikutnya, pindahkan pola yang telah ada, dengan menjiplaknya ke kertas roti/transfer paper terlebih dahulu. Kenapa kertas roti? Karena kertas tsb tipis jadi pola akan terlihat jelas waktu proses penjiplakan.

memindahkan pola ke kertas roti
memindahkan pola ke kertas roti

3. Kemudian potong ke semua bagian yang telah digambar dan gambarkan ke karton. Saya biasanya memakai karton dari kotak pembungkus biskuit, atau kotak apa saja yang tidak terlalu tebal dan tidak pula terlalu tipis. Gunting pola tsb dan simpan dalam plastik. Pola ini bisa digunakan kapan saja kita perlu. 



pola karton yg telah siap
pola karton yg telah siap

4. Sebelum itu, jangan lupa berikan tanda yang diperlukan, misalnya bagian depan atau belakang, atas atau bawah. Ini dibuat agar kita tidak keliru melakukan proses berikutnya. Karena banyak juga pola yang memiliki mirror effect, yaitu efek terbalik seperti cermin. Misalnya pola kelopak bunga menghadap ke kiri, maka saat menjiplak ke kain, pola karton harus dibalikkan arahnya, supaya sesuai dengan pola yang akan dijahit ke kain dasar.

pemberian tanda pada pola karton
pemberian tanda pada pola karton
5. Selanjutnya, pindahkan pola bagian per bagian ke kain. Perhatikan gambar berikut untuk lebih jelasnya. Untuk teknik aplikasi cara ini, pola dijiplak di bagian belakang kain (wrong side).


pemindahan pola ke kain
pemindahan pola ke kain 
Pada gambar, bagian tengah adalah pola karton. Garis kuning menunjukkan garis jiplakan pola. Sedangkan garis putih adalah garis potongan kain. Iya, saat memotong, lebihkan kain kira-kira 1/4" atau 1/2cm untuk lipatan nantinya. Kemudian perhatikan garis potongan di ujung pola yang lancip. Potongan dibagian ini haruslah lurus mendatar, seperti pada gambar, bukan mengikuti lancipnya pola. Nanti di bawah saya akan jelaskan lebih lanjut.

6. Sementara itu, siapkan kain dasar untuk meletakkan aplikasi. Saya biasanya memilih kain yang berwarna putih atau krim dengan corak transparan. Jenis kain ini biasa disebut "tone on tone fabric". Tapi, kain-kain jenis lain pun bisa digunakan.



kain dasar
kain dasar

Jiplak pola keseluruhan ke kain dasar atau gambar dengan meletakkan pola karton bagian per bagian sesuai contoh gambar, seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah ini. Untuk menggambar pola ke kain, gunakan spidol khusus untuk itu, yang disebut water erasable pen. Setelah proses menjahit selesai nanti, maka spidol ini dengan mudah dapat dihilangkan menggunakan air. Hanya dijirus dengan air biasa saja. 



menggambar pola keseluruhan pd kain dasar
menggambar pola keseluruhan pd kain dasar



7. Kembali ke persiapan kain aplikasi. Gambar di bawah menunjukkan kain aplikasi yang telah siap dipotong. Perhatikan potongan di setiap ujung lancip. Potongan harus lurus mendatar, seperti yang telah dijelaskan sebelum ini.



potongan datar ujung yang lancip
potongan datar ujung yang lancip

potongan kain aplikasi
potongan kain aplikasi

8. Langkah selanjutnya, klip (potong kecil-kecil) keliling kain aplikasi dengan jarak kira-kira 1/4"-1/2". Proses ini dibuat pada bagian-bagian yang melengkung, seperti bentuk daun misalnya. Tujuannya adalah untuk memudahkan saat melipatnya sebelum dijahit. Untuk proses ini, gunakan gunting kecil yang berujung runcing dan tajam. Jadi, kawasan yang akan terpotong tidak terlalu besar, hanya sepanjang ujung gunting.

klip keliling kain aplikasi
klip keliling kain aplikasi

aplikasi yang sudah diklip
aplikasi yang sudah diklip

9. Beri bentuk kain-kain aplikasi tersebut, dengan meletakkan pola karton di dalamnya, lalu disetrika lebihan kainnya ke arah dalam, seperti ini. 


melipat lebihan kain sesuai pola karton
melipat lebihan kain sesuai pola karton

Selain disterika, penekanan lipatan kain tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut finger presser seperti ini:


finger presser & cara penggunaannya
finger presser & cara penggunaannya

10. Untuk bentuk-bentuk yang bulat atau lonjong keseluruhannya, saya lebih suka melakukan proses seperti di gambar berikut. Pertama sekali kain aplikasi dijelujur agak rapat sekelilingnya.

proses jelujur pola bulat/lonjong
proses jelujur pola bulat/lonjong

Masukkan kembali pola karton ke dalam kain aplikasi dan tarik perlahan jelujuran sampai membentuk pola karton. Perhatikan dua gambar berikut.



pola karton dimasukkan ke dlm kain
pola karton dimasukkan ke dlm kain

jelujuran ditarik
jelujuran ditarik
Hasil akhir setelah jelujuran ditarik adalah seperti ini:



aplikasi yg telah siap ditarik jelujurnya
aplikasi yg telah siap ditarik jelujurnya
Agar bentuknya tetap bertahan sampai proses menjahit selesai, setrika jelujuran aplikasi tsb.


penyetrikaan kain aplikasi yg dijelujur
penyetrikaan kain aplikasi yg dijelujur

Kemudian keluarkan  kembali pola karton dan aplikasi pun siap dijahit, seperti di bawah ini:

aplikasi yg siap dijahit
aplikasi yg siap dijahit 

11. Mulaikan proses menjahit. Jahit bagian per bagian. Sebelumnya beri pentul di bagian yang diperlukan saja, seperti terlihat di sini. Tidak perlu meletakkan pentul ke sekeliling, karena akan menghambat proses menjahit nanti. Bentuk yang dijahit pun tidak akan rapi. Mungkin akan berlekuk-lekuk bersegi-segi untuk bagian yang melengkung, misalnya, karena terlalu kaku dengan pentul-pentul tsb.

proses menjahit
proses menjahit


proses menjahit
proses menjahit

proses menjahit
proses menjahit
proses menjahit
proses menjahit
Untuk lebih jelasnya, saya telah siapkan video cara menjahit aplikasi dengan teknik jahitan tersembunyi atau blind stitch. Perhatikan baik-baik...


video cara menjahit aplikasi 

Ok...mudah-mudahan bisa diikuti dengan baik yaa...(first time upload video di blog...heheheh).

Siapkan menjahit seluruh aplikasi. Untuk mendapatkan bentuk yang bagus dan rapi, kadang-kadang kita perlu menolak kain dengan jarum ke dalam. Cara ini terutama perlu dilakukan pada bentuk yang melengkung, agar lengkungannya benar-benar lengkung, tidak bersegi-segi. Karena itulah, seperti saya uraikan sebelum ini, tidak perlu meletakkan pentul ke seluruh bagian, sebab akan membuat kita terpaku dengan bentuk yang sudah dipentul tsb. Biarkan semuanya bebas. Pentul hanya untuk melekatkan sekedarnya saja.

12. Berikut ini saya tunjukkan gambar untuk menjahit bagian ujung yang runcing. Sudah disebutkan di atas tadi, bahwa di ujung yang lancip, kain untuk lipatan dipotong lurus mendatar. Ini bertujuan agar bentuk runcing yang terbentuk bagus dan benar-benar runcing. perhatikan ini!  

menjahit bagian yg runcing
menjahit bagian yg runcing

13. Untuk mengakhiri jahitan, perhatikan dua gambar berikut ini. Buat bulatan benang seperti gambar nomor 1, lalu masukkan jarum ke lubang tsb (no.2), sehingga terbentuk simpul. Tusuk jarum di tempat yang sama ke arah aplikasi (no.3 & 4). Pastikan semua proses itu tidak tembus ke belakang kain dasar. Hanya ditengah-tengah bagian dalam kain aplikasi. 

mengakhiri jahitan (1)
mengakhiri jahitan (1)
Kemudian gulung benang di jarum, seperti bullion knot (no. 5), tarik ke bawah jarum dan tusukkan kembali di tempat yang sama (no. 6) ke arah depan. Tetap pastikan, benang tidak tembus ke kain dasar (no. 7). Lalu tarik kuat dengan hati-hati sampai simpulan tersimpan di dalam & tidak kelihatan di atas aplikasi (no. 8). 

mengakhiri jahitan (2)
mengakhiri jahitan (2)

14. Akhirnya jahitan aplikasi kita pun selesai...^^. Kita bisa menambahkan aksesoris apa saja yang kita inginkan untuk aplikasi. Seperti contoh, saya tambahkan sulaman tangan untuk urat-urat daun. Silakan kreasikan apa saja yang menurut teman-teman bagus dan indah. 

aplikasi yg telah selesai
aplikasi yg telah selesai

Alhamdulilah, syukur yang tidak terhingga, berhasil juga saya menyelesaikan tutorial ini. Tertunailah salah satu janji saya dengan teman-teman. Semoa tutorial ini menolong bagi siapa saja yang mau mulai mengenal hand applique. Komentar dan pertanyaan atau bahkan kritikan (yang membangun, tentunya..!!), sangat saya harapkan untuk perbaikan mutu penulisan tutorial saya yang berikutnya.

Terima kasih buat semua yang terus mendukung tak henti-henti...!!!


Saturday, January 19, 2013

Tas Menyimpan Peralatan Dasar Patchwork

Tas ini sebenarnya tas sederhana yang sangat mudah membuatnya. Ukurannya adalah 20"x17", yang disesuaikan dengan Mat Cutter Board Olfa 18"x12". Bahan dasarnya adalah kain belacu untuk luarnya dan kain katun bercorak untuk lapisan dalamnya. Di bagian depan tas, saya buatkan aplikasi dengan mesin berbentuk mesin jahit & nama si pemilik tas, dengan nuansa warna ungu. Bahagian dalam dilengkapi dengan kantong yg ukurannya disesuaikan dengan Ruller Olfa 12"x6", serta sebuah kantong yang sesuai ukurannya untuk meletakkan Rotary Cutter 45mm. Tas ini memang benar-benar disiapkan untuk bisa menyimpan peralatan dasar untuk patchwork dengan baik & mudah dibawa kemana-mana untuk mengikuti kelas misalnya. Agar rapi & cantik, tas ini saya lengkapi juga dengan resleting penutup di bagian atas & tali yang sesuai untuk menyandang tas ini di bahu. Jadi ngak perlu khawatir, barang2 di dlmnya keluar kemana-mana. Saya buat tas ini khusus untuk pelajar yang sudah menjadi teman sekarang ini, Cut Desyana. Dan katanya dia suka sekali dengan hadiah ini...#^_^...dan ini dia tasnya....

Thursday, November 15, 2012

Alas Meja Makan 6 Kursi berApplique

Salam..
Lama sekali tak mengupdate blog. Untuk kali ini saya paparkan Alas Meja Makan 6 Kursi pesanan seorang teman dengan applique rangkaian bunga tulip disetiap sudut. Warna bunga yang dipilih merupakan kombinasi warna oranye dan kuning. Bahagian tengah dan border dipilih warna dan desain kain yang sama dengan kombinasi warna seperti bunga. Alas Meja ini tidak diquilting, jadi untuk melindungi jahitan, saya buat lapisan di belakangnya. Sementara itu di setiap sudutnya saya hiasi dengan tassel sesuai warna keseluruhan alas meja ini. Berikut ini gambarnya:




Saturday, May 26, 2012

Tas Sederhana berApplique

Salam Jumpa...
Lama juga tidak mengupdate blog. Berikut ini saya isi entri terbaru dengan tas sederhana yang dihiasi applique mesin. Tas ini adalah tempahan anak saya untuk diberikan kepada guru-gurunya pada Peringatan Hari Guru di sekolahnya, beberapa waktu lalu.

Ini dia hasil tasnya:



Terbuat dari bahan utama kain belacu dengan ukuran cukup untuk memasukkan kertas fail yang biasa ditenteng cikgu dalam plastik jinjing kemana-mana. Akan lebih mudah & cantik kalau ada tas dari kain yang akan lebih lama umurnya. Dari situlah ide membuat tas ini muncul.  Dengan lapisan lining di dalamnya membuat tas ini jadi lebih rapi & indah serta jahitannya akan tersimpan dengan baik di dalam sehingga tidak mudah koyak.  

Untuk lebih memperindah tas, saya tambahkan applique bentuk hati dari kain yang berwarna-warni dengan jahitan mesin. Saya berikan sedikit kreasi di sambungan kainnya dengan corak-corak jahitan mesin.  Secara keseluruhan, anak saya suka dengan hasilnya...:). Seperti ini:



Hanya dengan digulung rapi & diikat dengan pita, siaplah tas-tas ini diberikan sebagai buah tangan untuk cikgu....:).  Hmmmm....hemat, tak perlu dibungkus...hehehe...tapi, tetap cantik kaan...dan lain daripada yang lain!



Beberapa hari selepas hadiah itu sampai ke tangan para cikgu, anak saya bercerita..."bunda.....bunda.....cikgu dah pakai dah begnya...!". Waaah...senangnya hati saat buah tangan kita dihargai oleh orang yang menerimanya.  Jadi makin semangat berkreasi!

Thursday, May 3, 2012

Tempahan Pembuka Semangat...

Saiam manis buat semua...

Jumpa lagi kita di entri terbaru, setelah lebih seminggu tak update cerita. Kali ini saya akan paparkan tempahan pertama yang saya terima dari kenalan di Banda Aceh.  Pesanan berupa sarung bantal & alas mejanya satu set lengkap. Lama juga waktu yang saya perlukan untuk menyelesaikannya. Karena semuanya hand apllique & hand quilting. Untung pemesannya sabar. Thanks buat Kak Safrida, seniorku di FP Unsyiah & guru SMPku Bu Mahyeni, untuk pengertiannya...:). Mudah-mudahan kalian puas dengan hasil jahitanku. Ini dia hasilnya:


Pilihan warna untuk tempahan pertama disesuaikan dengan set kursi jati baru di kamar tamunya. Sedangkan pemesan kedua, Bu Yen, memberikan kebebasan pada saya untuk memilih warnanya. Jadilah seperti foto-foto di atas.  

Tempahan ini saya sebut sebagai tempahan pembuka semangat untuk yakin pada apa yang  dipilih saat ini.  Begitu besar maknanya.  Walaupun perlu waktu lama, tapi tetap fun untuk menyelesaikannya. Hasil akhir yang paling besar yang didapat adalah jahitan semakin improve & semakin banyak trik-trik serta tip-tip untuk memperbaiki & meningkatkan kualitas jahitan di waktu mendatang.

Ok, selamat menikmati....semoga bisa menjadi inspirasi buat semua...:)




Saturday, April 21, 2012

Misi Terbesar...

Salam jumpa...

Kembali lagi dengan entri baru hari ini. Lagi panas ni, kayak pisang goreng yang baru diangkat dari kuali...hehehe.  Ok, hari ini saya ingin berbagi satu lagi kreasi yang menjadi misi besar saya 2 tahun lalu. Membuat satu set sarung bantal dengan applique untuk menghiasi rumah keluarga saya di Banda Aceh.  Set ini terdiri dari 7 sarung bantal dengan corak pola bunga yang berlainan + alas mejanya. Tapi, yang baru siap dipajang hanya sarung bantal kursinya. Alas meja masih in progress...:(. Insya Allah tidak lama lagi semua selesai...:). Berikut saya tunjukkan ke 7 sarung bantal itu. Ini dia...







Selama sebulan bercuti di Banda Aceh waktu itu, semua bekerja sama untuk menyelesaikan projek besar itu sebelum saya pulang ke KL. Ibu saya, Ibu Syamsidar, begitu semangat untuk bantu menjahit. Karena sulam menyulam,  merajut, cross stitch/strimin adalah hobi mamak sejak muda. Berbagai produk jahitan sudah mamak buat. (Insyaallah di entri-entri yang akan datang akan saya share dengan semua). Ini sarung bantal yang mamak jahit:






Untuk kerapian jahitan, mamak memang top. Berkali-kali juga jahitan blind stitchnya dibuka, karena tidak rapi di mata beliau...hehehe. Untung kain yang digunakan adalah kualitas tinggi, jadi tidak menjadikan kain rusak & hancur. Salut mak!!!


 Tidak ketinggalan adik-adik saya, Adek & Deknong. Walaupun Adek kurang berminat dengan jahit menjahit, tapi dia sangat menghargai apa yang kami buat.  Karena minat dia lebih kepada masak memasak, maka itulah bagian dia...menyediakan makanan untuk mengisi perut kami...hahahaha...tepat waktu...tqvm Dek..:). 


Deknong, adek bungsu saya, memang punya minat yang tinggi dengan hobi jahit menjahit. Di sela-sela waktu dia yang suuuuppperr sibuk, masih menyempatkan menyiapkan satu sarung bantal. Ini dia:




Walau jahitan masih kurang bagus, tapi dia juga orang yang perfeksionis, sama dengan mamak...dia juga berkali-kali membuka jahitan sampai dia puas dengan kerapian jahitannya. Good job Dng...!!!


Jahitan selebihnya, saya yang menyiapkannya. Ini dia:








Sangat menarikkan? Inilah beda applique zaman sekarang. Kalau dulu, emak-emak kita cuma pakai kain katun biasa berwarna biru. Sekarang, aneka warna & corak kain katun bisa kita jumpai. Tapi berdasarkan pengalaman saya, kain katun amerika inilah yang paling memuaskan hati. Warnanya terang-terang, pilihannya banyak, corak kainnya pun sesuai untuk berbagai bentuk applique yang ingin kita buat.  Sebab utama lagi, jenis katun ini begitu lembut, walau tebal & sangat mudah untuk dijahit, apalagi untuk hand applique. (Teman-teman, sekedar informasi nii...sebagian besar katun amerika pabriknya di Indonesia!!! Heheheh...tapi, karena dikeluarin dari Amerika, akhirnya disebut katun amerika...ckckckck...). 


Saya pernah mencoba memakai kain katun yang ada di toko-toko kain biasa, agak susah untuk menjahitnya. Keras & tidak lembut, walaupun sudah menggunakan jarum khusus untuk applique yang tajamnya bukan main. Mungkin kalau untuk machine applique akan lebih ok. Saya perlu mencobanya nanti...:)


Ok, rasanya cukup informasi untuk hari ini yaa...semoga bisa jadi masukan buat semua yang berkunjung ke blog ini...:)
See u...

Thursday, April 19, 2012

Kreasi Applique Pertamaku

Jumpa lagi...
Applique adalah salah satu ketrampilan yang sangat saya sukai. Meskipun pada mulanya jahitan sangat jelek & tidak rapi. Saya mempelajari applique dengan intensif sejak 3 tahun lalu dibawah bimbingan Cikgu Rohana Saadan, tante suamiku. Dari jahitan yang hancur & jauh sekali dari rapi sampai akhirnya jahitan saya mencapai kualitas yang rapi & cantik. Prinsip-prinsip menyulam dengan tangan yang sudah saya pelajari dari ibu sejak remaja sangat menolong saat ini. 

Jenis applique yang saya pelajari pertama sekali adalah hand applique/aplikasi jahitan tangan. Teknik yang dipakai adalah teknik jahitan blind stitch & blanket stitch. Berikut ini saya tampilkan hand applique pertama saya yang menggunakan 2 teknik itu.

Ini adalah alas meja makan. Perhatikan dengan teliti jahitan blind stitchnya masih sangat kasar, masih nampak benangnya.



Gambar selanjutnya di bawah ini semua menggunakan jahitan blanket stitch. Juga masih kasar & agak asal-asalan. (Hehehehe...malu lihatnya...tapi, inilah evolusi jahitan saya mulai 3 tahun lalu!!)






Ini pula kreasi applique untuk hiasan dinding. Perlu waktu yang lama untuk menyiapkannya saat itu. Berkali-kali harus dibuka karena tidak rapi & bulu kain keluar. Tapi, alhamdulillah..akhirnya siap juga dengan jahitan yang lebih improve dari jahitan pertama. Ayoo...coba perhatikan foto berikut ini..:)


Berikutnya Hawaiian Applique yang pertama saya buat...ini coraknya..:)


Sepertinya cukup ya pengenalan terhadap kreasi applique pertama saya. Semoga bisa jadi pendorong semangat untuk teman-teman yang baru mulai mengenal applique & jahitannya masih amburadul. Coba, coba, dan coba, itulah kuncinya. Jadi jangan putus asa! Banyakkan lagi menjahit, insyaallah jahitan akan semakin baik hari ke hari. Ok...caiyyyo...!!!